BANYUWANGI - Meski ujian nasional (UN) bukan lagi menjadi penentu kelulusan, siswa diimbau tidak meremehkan UN. Nilai UN tetap dipertimbangkan untuk kelanjutan studi atau karir yang akan dilakoni peserta didik setelah lulus.
Hal itu ditegaskan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Banyuwangi, Mujiono kepada jawa Pos Radar Banyuwangi, kemarin. Dikatakan Mujiono, peraturan baru tersebut memang mengurangi beban psikologis siswa.
Kendati begitu, nilai UN tetap menjadi dasar yang dipertimbangkan untuk kepentingan peserta usai lulus. “Apakah nanti mereka akan melanjutkan jenjang pendidikan berikutnya ataukah masuk dunia kerja, nilai UN tetap akan menjadi perhatian sebagai salah satu persyaratan," jelas Mujiono.
Apalagi, Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) tahun ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Nilai UN yang dicantumkan a...
19.18
Hari