BANYUWANGI - Polemik antara pekerja dan manajemen PT. Lidjen berlanjut. Para pekerja seolah tidak lelah berjuang menuntut direktur utama (dirut) perkebunan itu mengembalikan hak-hak pekerja, yakni kembali mempekerjakan tiga karyawan yang dipecat secara sepihak dan mengembalikan standar gaji yang sempat diturunkan pihak manajemen PT. Lidjen.
Ratusan pekerja PT. Lidjen mendatangi kantor DPRD Banyuwangi Senin lalu (4/5). Itu adalah kali ketiga para pekerja perkebunan penghasil cengkih dan kopi yang berlokasi di Desa Tamansari, Kecamatan Licin, itu memenuhi undangan rapat dengar pendapat (hearing) yang dilayangkan Komisi II DPRD.
Sayang, tiga kali hearing digelar, tiga kali itu pula Dirut PT. Lidjen, Goenanto, yang juga diundang guna mencari solusi tersebut mangkir. Tak pelak, ketidakhadiran Dirut PT. Lidjen, itu menuai kecaman para pekerja. Bukan hanya pekerja, Ketua Komisi II, Marifatu...
22.51
Hari