ROGOJAMPI - Gesekan antara warga Dusun Lateng, Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, dengan pihak penambang pasir mulai sedikit mereda. Itu setelah dilakukan pertemuan antara dua kubu pada Rabu malam lalu (14/5). Selanjutnya, pihak penambang mengambil alat berat dari lokasi penggalian.
Kepala Desa (Kades) Gladag, Ahmad Chaidir Shidqi, mempertemukan warga Dusun Lateng dengan pemilik lahan di simpang empat di dusun itu. Selain dihadiri pemilik lahan, Jamili, dan pengacara penambang pasir, Muhamad, acara itu juga dihadiri petugas Satpol PP Kecamatan Rogojampi.
Dalam pertemuan itu, warga bersikukuh menolak penggalian pasir di persawahan di daerahnya. “Silakan digali, tapi dump truck harus lewat timur, jangan melewati jalan di Dusun Lateng,” cetus Sulaeman, 45, salah satu tokoh masyarakat setempat.
Jika penambang pasir tetap nekat membuka galian C dan melew...
00.06
Hari