Jumat, 08 Mei 2015

Petani mulai Kesulitan Cari Air

TEGALDLIMO - Sejumlah petani di Dusun Krajan, Desa Kedunggebang, Kecamatan Tegaldlimo, kini mulai resah. Sebab, mereka mulai kesulitan air untuk mengairi sawahnya yang saat ini sedang musim tanam padi. Karena kesulitan mendapatkan air, tanaman padi yang baru berumur 20 hari kini terancam tidak bisa tumbuh secara maksimal.

“Tanaman padi itu tidak boleh sampai kekeringan. Nanti bisa mati,” cetus Jaimin, 55, salah satu petani Desa Kedunggebang, Kecamatan Tegaldlimo. Untuk mendapatkan air, sejumlah petani terpaksa harus merogoh kocek. Mereka mengaliri sawahnya dengan menyewa mesin penyedot air.

“Kalau tidak nyedot air dari sungai, sawah bisa kekeringan,” katanya. Harga sewa mesin penyedot air, jelas dia, itu hitungannya per jam. Untuk satu jam, tarifnya Rp 20 ribu. Jika penggunaan selama satu hari atau sekitar 10 jam, maka petani harus mengeluarkan biaya tambahan Rp 200 ribu.

Baca Selengkapnya

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates