BANYUWANGI - Fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang terjadi beberapa bulan belakangan membuat tarif angkutan umum kacau. Sejumlah angkutan umum nekat menaikkan tarif secara sepihak tanpa menunggu keputusan pemerintah.
Pemililik dan sopir angkutan umum menaikkan tarif untuk menyesuaikan dengan harga BBM yang baru. Tarif angkutan kota (angkot) naik sekitar Rp 1.000. Penumpang anak sekolah naik menjadi Rp 3.000 dari sebelumnya Rp 2.000 dan penumpang umum naik menjadi Rp 7.000 dari sebelumnya Rp 6.000.
"Saya dan teman-teman sopir lain sepakat menaikkan...
22.07
Hari
